Jl.Tanjung Pasir No. 02 Teluknaga, Tangerang eddystrada@gmail.com 0812-9802-2717 skypeid

Saturday, March 23, 2013

Pesan Paus Fransiskus dalam Misa Pertama

Paus Fransiskus mengikuti misa pertamanya bersama para kardinal yang memilihnya di Kapel Sistina. Dia mengingatkan agar Gereja Katolik tetap berakar pada Injil dan menghindari godaan modern. Dalam pesannya, Paus mengingatkan perlunya penataan kembali moral bagi umat Katolik dimana diliputi skandal, intrik dan perselisihan.

Pemilik nama asli Jorge Mario Bergoglio ini mengatakan gereja harus lebih difokuskan kepada Injil Yesus Kristus. "Kita bisa berjalan semua yang kita inginkan, kita dapat membangun banyak hal. Tapi jika kita tidak memberitakan Yesus Kristus, ada sesuatu yang salah," kata Paus berbicara dengan bahasa Italia, seperti dilansir Reuters, Kamis (14/3/2013).

Sebelum mengikuti misa, Paus Fransiskus berdoa secara pribadi di Basilika Santa Maria Maggiore. Paus Fransiskus merupakan paus pertama yang berasal dari luar Eropa. Kardinal asal kawasan Amerika latin yang terpilih, Rabu (13/3) ini menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri.

Sumber : detikNews

Monday, August 27, 2012

Santa Maria Immaculata


Semua manusia lahir di dalam belenggu dosa asal yang diwariskan Adam dan Hawa. Oleh karena itu, semua manusia dinyatakan “berdosa” sejak lahir. Oleh karena warisan dosa asal itu melekat erat pada kemanusiaan kita, kita tampaknya lebih cenderung dan mudah untuk berdosa dan melakukan kejahatan dari pada melakukan kebajikan-kebajikan. Kita kelihatan lamban sekali melakukan kebajikan-kebajikan. Kita lebih cenderung menjauhi Tuhan dari pada mendekatiNya untuk menikmati kebaikan dan cintaNya.

“Pada hari ini terbitlah setangkai tunas dari akar Jesse; pada hari ini pun Maria dikandung tanpa cela dosa”. Demikian bunyi antifon Magnifikat. Gereja merayakan “perkandungan Maria tanpa noda dosa” untuk mengingatkan kepada seluruh umat betapa luhurnya martabat Maria sebagai Bunda Penebus. Maria adalah satu-satunya manusia yang dikecualikan Allah dari warisan Adam itu. Sesungguhnya dara murni ini adalah manusia biasa sama seperti kita; ia juga keturunan Adam. Sebagaimana kita, ia pun hidup di dalam dunia yang penuh dosa ini. Namun ia punya keistimewaan yang tidak dimiliki siapa pun juga. Ia sudah sejak kekal ditentukan Allah untuk menjadi Bunda PuteraNya, Sang Penebus dunia.

Ia ditentukan untuk melahirkan Yesus, Anak Allah, dan karena itu sejak awal hidupnya, ia dipersiapkan untuk mengemban tugas luhur ini. Melalui dialah, Tuhan menyalurkan rahmat penyelamatanNya kepada manusia. Tuhanlah sumber rahmat. Sebagai saluran rahmat Allah bagi manusia, maka sudah selayaknya Maria itu penuh rahmat dan suci tak bercela. Demikian ia ditebus dengan cara yang paling sempurna. Dikandung tanpa noda dosa, suci dan tak bercela di hadapan Allah.